ACARA PERPISAHAN DENGAN HAKIM DAN PEGAWAI YANG MUTASI DAN MEMASUKI MASA PURNA BHAKTI DI PENGADILAN AGAMA PARIAMAN
Pariaman| www.pta-padang.net Mutasi, Promosi dan Purna Bhakti Semenjak bergulirnya reformasi birokrasi di lingkungan Mahkamah Agung RI, Mutasi dan Promosi adalah sebuah kewajaran dan keharusan bagi seluruh pegawai Peradilan, salah satu tujuannya agar seluruh pegawai Peradilan dapat terus memotivasi diri ke arah yang lebih baik, tidak terfokus pada kebiasaan satu kantor Pengadilan saja, tetapi dapat mengembangkan diri sesuai dengan kemajuan kantor tempat mereka dimutasikan. Tahun ini Hakim Pengadilan Agama Pariaman juga mendapat giliran untuk mutasi dan promosi tersebut, yaitu Drs. Ifdal, SH. (sebagai Hakim di Pengadilan Agama Bukittinggi) dan Amrizal, SH (sebagai Hakim di Pengadilan Agama Batusangkar), Doni Dermawan, S.Ag., MHI (sebagai Hakim di Pengadilan Agama Tapak Tuan Propinsi NAD), kemudian Nurdin (terakhir menjabat sebagai Kaur Umum) memasuki masa purna bhakti. Pada hari Jum’at tanggal 07/11/2008, seluruh jajaran pegawai Pengadilan Agama Pariaman, mulai dari Wk. Ketua, Hakim, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, Hakim dan Pegawai yang dimutasi beserta keluarga, dan para undangan (Hakim dan Pegawai Pengadilan Negeri Pariaman) mengikuti acara perpisahan dengan khidmat. Acara dilaksanakan di lantai II gedung Pengadilan Agama Pariaman Jl. Syekh Burhanuddin No. 106 Karan Aur Pariaman..
Meskipun dalam kondisi lampu mati, seluruh audiens sangat menikmati rangkaian acara perpisahan tersebut, meskipun harus rela berkipas kertas karena aliran listrik “padam”. Acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Adil Fakhru Roza, SHI (Cakim Angkatan II MARI), kemudian penyampaian ceramah agama (dalam rangka Halal bi Halal) sekaligus ucapan perpisahan yang disampaikan oleh Drs. Azman Syarif, MHI.
Mulai Dari Angka NOL Tuanku Azman (begitu sapaan akrab beliau) menjelaskan, Halal bi halal merupakan istilah yang dipakai oleh masyarakat Islam Indonesia untuk menamai acara silaturahmi setelah menjalani puasa Ramadhan dan Syawal, dan setidaknya ada 3 hikmah yang dapat dipetik dari acara Halal bi Halal, yaitu Tazkiyatunnafs (mensucikan diri dari segala kesalahan, bermaaf-maafan antar sesama), Tazkiyatul Qulb (mensucikan hati dari segala kotoran hati dan pikiran), dan Tazkiyatul ‘Amal (mensucikan diri dari seluruh perbuatan yang kurang baik). Beliau mengutip Ayat Al-Qur’an Surat Asy-Syams ayat 1-11, yang maknanya: “Allah SWT Allah SWT bersumpah demi seluruh isi alam raya, bahwa Dia telah menganugerahkan potensi kebaikan dan potensi keburukan pada setiap manusia, maka sangat beruntunglah orang yang senantiasa menjaga kesuciannya, dan amat merugilah orang yang mengotorinya. Untuk itu, marilah kita berdoa semoga kita dijadikan Allah SWT sebagaimana bayi yang baru lahir, kita mulai lagi dari awal, “dimulai dari angka NOL”, seperti slogan sebuah iklan. Selanjutnya setelah Tuanku Azman mengajak seluruh audiens menapak tilas kenangan bersama Pegawai dan Hakim yang meninggalkan PA Pariaman, baliau juga menyampaikan kata perpisahan untuk tiap-tiap Pegawai dan Hakim yang menjalani Mutasi dan masa Purna Bhakti, bahwa marilah kita jadikan pengalaman menjadi Pegawai dan Hakim di tempat bertugas yang lama sebagai pemicu untuk berkarya yang lebih baik di tempat yang baru, ataupun di tengah keluarga bagi yang telah purna bhakti, dan menutup dengan pantun yang lumayan kocak. Kemudian Rina Andayani selaku pembawa acara mempersilahkan dimulai Bapak Drs. Ifdal, SH., Amrizal, SH., dan terakhir Nurdin, secara bergantian untuk mengucapkan kata perpisahan kepada seluruh jajaran Pegawai Pengadilan Agama Pariaman dan para undangan. Suasana kocak dan haru berbaur dalam suasana keakraban di hati masing-masing audiens, apalagi setiap pembicara melontarkan pantun balasan atas pantun yang disampaikan oleh Tuanku Azman, membuat acara resmi tersebut menjadi mencair. Acara ditutup oleh Wk. Ketua Pengadilan Agama Pariaman (Drs. H. Ediwarman, SH., MHI) tepat ketika azan shalat Ashar berkumandang. Beliau mengungkapkan bahwa Mutasi dan Purnabhakti merupakan alur yang harus kita jalani sebagai Pegawai Negeri, tetapi janganlah moment tersebut dijadikan sebagai purnabhaktinya pengabdian kita kepada negara maupun jalinan silaturahmi, tetapi jadikanlah sebagai mercusuar yang akan menerangi jalan menuju pengabdian selanjutnya. Kemudian beliau juga menutup dengan beberapa pantun. Setelah penyerahan kenang-kenangan dari IKAHI, Kantor, Dharmmayukti Karini dan Koperasi Pegawai Negeri Pengadilan Agama Pariaman (KPN-PAP), acara disempurnakan oleh Ustadz Kutung Saraini, S.Ag dengan doa. Launching Situs Resmi PA Pariaman dan Penerapan IT Pada kesempatan itu, Ketua Tim Informasi dan Teknologi Pengadilan Agama Pariaman, Saiful, S.Ag., MH mengatakan bahwa untuk selanjutnya informasi-informasi seputar kegiatan dan pekerjaan di Pengadilan Agama Pariaman akan dapat diakses langsung oleh masyarakat melalui situs resmi Pengadilan Agama Pariaman (www.pa-pariaman.net). Situs ini tengah dalam tahap finishing oleh Tim IT, dalam hal ini dikoordinir oleh saudara Adil. Mudah-mudahan beberapa hari mendatang sudah dapat diluncurkan ke dunia maya internet. Tim IT juga sedang merancang agenda Pelatihan penerapan Aplikasi SIADPA (Sistem Informasi Administrasi Perkara Pengadilan Agama) dan pemakaian Internet, jadi kami mohon restu dan doa dari seluruh pembaca, semoga kegiatan positif ini akan dapat terlaksana dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, namun mencapai sasaran yang diharapkan. Saat ini kami sedang mengusahakan penerapan sistem jaringan komputer (LAN/Local Area Network) yang pengerjaannya sudah mencapai 40%, jaringan ini akan sangat mendukung untuk diterapkannya Aplikasi SIADPA dan SIMPEG. Sebenarnya Aplikasi SIADPA dan SIMPEG sudah sebulan ini dijalankan, namun untuk penerapannya pada jaringan LAN baru sampai pada tahap Meja I atau Penerimaan Perkara. (d-PKZ)
|